Breaking News

Islam

Politik

Tampilkan postingan dengan label Teorisme. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Teorisme. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 30 Juli 2016

MEMELIHARA MONSTER


Ideologi Wahabi Takfiri yang kaku dan hobi mengkafirkan orang lain, adalah bahan dasar terorisme. Sikap merasa pemahaman agamanya paling benar dan merasa punya hak menghukum orang, menjadikam semangat radikal menemukan wujudnya.
Saudi Arabia paling getol menyebarkan pemahaman ini kemana-mana. Dulu bersama AS dan sekutunya, Saudi membentuk Kaum Mujahidin dan Al Qaedah di Afganistan untuk menghadang Rusia.
Mereka tidak sadar sedang menciptakan monster ganas. Setelah Rusia pergi dan Taliban berkuasa, monster yang bernama Al Qaedah harus mencari mangsa. Lalu mereka membuat teror di New York dengan menghancurkam menara WTC.


AS yang sebelumnya menjadi majikan Al Qaedah akhirnya berbalik. Hewan peliharaan buas yang diciptakannya malah menggigit bokong tuannya.
Untuk menumbangkan Asaad di Suriah, Saudi, AS dan Turki memgulang lagi taktik yang sama. Mereka menciptakan monster baru bernama ISIS. Ditenggarai pembentukannya juga disupport agen-agen Israel. Ini terbukti di Irak misalnya, dengan tertangkap beberapa perwira senior Israel yang menjadi komandan ISIS. Jadi jika serangan ISIS lebih berfokus ke negara-negara muslim --khususnya yang juga musuh Istael-- itu wajar.

Di luar dugaan monster ini tumbuh tak terkendali. Kekejaman yang ditunjukan membuat publik ngeri. Bukan hanya di Irak dan Suriah, ISIS malah bergerak kemana-mana. Negara-negara Eropa jadi sasaran.
Lalu Turki juga kena dampaknya. Berkali-kali ISIS melakukan peledakan di Turki. Korbannya ratusam orang. Belakangan Saudi juga kaget. Ada bom bunuh diri mengguncang negaranya. Bahkan hampir masuk kenjantung Madinah : Masjid Nabawi.
Padahal selama ini mereka paling rajin memberi makan monster-monster itu. Kok, ya, kini malah berbalik kena gigitan.

Mereka tidak pernah sadar, yang mereka ciptakan adalah seekor monster. Dalam alur kehidupan monster tidak ada aturan untuk berterimakasih pada tuan dan pemelihara. Tidak ada aturan untuk menghormati majikan.

Di Indonesia banyak juga ormas berideologi radikal, meski cuma lokal. Dasar keyakinannya sama : Wahabi takfiri. Sikap yang paling kentara adalah hobi mengkafirkan dan merasa pembawa kunci surga. Mereka inilah cikal bakal monster ganas yang bakal menyusahkan nantinya.

Daripada nanti membuat kerusakan dimana-mana, lebih baik diwaspadai sejak dini. AS dan Turki sudah merasakan gigitannya. Kemaren Saudi yang kena gigit dengan bom bunuh diri...

Penulis: Sumanto Al Qurtuby
Read more ...

Selasa, 12 Juli 2016

PKI BULAT, DIGORENG DADAKAN


Entah kenapa isu kebangkitan PKI berhimpitan waktunya dengan fenomena tahu bulat digoreng dadakan yang hadir di tengah masyarakat. Tahu yang biasanya segiempat, sebagai simbol empat pilar kebangsaan, diubah bentuknya secara subversif menjadi bulat.
Kamu tahu makna bulat? Lengkungannya bisa dimaknai sebagai arit. Sedangkan cabe yang menghiasinya bisa diasosiakan dengan palu. Maka, wajar jika orang berteriak PKI sudah bangkit di Indonesia. Ciri-cirinya, tahu menjadi bulat. Sedangkan digoreng dadakan adalah kode bakal hadirnya revolusi : panas dan mendadak.


"Bagi PKI semuanya bisa terjadi," ujar seorang teman. Saya maklum dengan argumennya. Dia adalah pengagum berat Kivlan Zein. Buktinya saban berdendang, teman saya menyanyikan lagu yang sama. "Insyallah, insyallah, insyallah you'll find your way..."
Bagi Kivlan semua memang masih insyallah. Wahyu Setiadji yang katanya sebagai ketua PKI baru, apakah itu orang benar atau tokoh kartun, masih insyaallah. 15 juta anggota PKI juga masih insyaallah ada atau tidaknya. Bukti otentik kebangkitan PKI cuma empat lembar kaos oblong disablon palu dan arit.
Majakah Tempo pernah mengulas Kivlan yang bermimpi jadi Presiden. Dia merasa kejatuhan bintang kemukus. Untuk mengatuk-gatukan dengan ramalan Ronggowarsito, Kivlan mengganti namanya menjadi Sutiyogo.

Nama itu kedengarannya seperti gabungan dua mantan Gubernur DKI --Sutiyoso dan Wiyogo Atmodarminto. Entah apa alasan Kivlan, mau jadi Presiden kok, nama yang dipilihnya cuma sekelas Gubernur.

Kembali ke isu kebangkitan PKI, Kivlanlah yang paling lantang berteriak. Ibaratnya suara Kivlan satu oktaf di bawah Axl Rose. Kivlan juga sempat berharap pemerintah membiayai kegiatan perang dengan PKI.
Mungkin beliau ingin mengulang sukses Pam Swakarsa yang dulu digagasnya. Tapi jaman sudah berubah. Pam sekarang sudah tudak ada lagi, digantikan PDAM. Itupun di Jakarta pengelolaannya diserahkan ke perusahaan asing. Sedangkan Pamela Anderson sejak lama keluar dari Baywatch. Saat ini 'Pam' yang tersisa hanyalah akhiran dari 'Sat'.

Sayangnya sekeras-kerasnya Kivlan teriak, Menkopulhukam Luhut Panjaitan tidak percaya pada isu kebangkitan PKI. Tapi Kivlan baik hati. Dia mau mengajari Menko tentang isu ini.
Saya membayangkan kedua purnawirawan itu berjumpa. Di depannya ada camilan tahu bulat, digoreng dadakan. Masih panas, lengkap dengan rawitnya.

Dari camikan itulah analisa kebangkitan PKI akan diterangkan.

Penulis: Eko Kuntadhi
Read more ...

Minggu, 14 Februari 2016

ISIS INVASI INDONESIA

Laporan Ketum PBNU KH Said agi siradj bahwa ISIS akan meng-invasi Indonesia di tahun 2017, memang tidak bisa dianggap enteng.
Banyaknya warga Indonesia yang bergabung dengan ISIS di Suriah, dan kembalinya mereka ke negara ini adalah sesuatu yang dikhawatirkan. Sel-sel pendukung mereka juga sudah siap di sini, hanya mereka sekarang hibernasi menunggu sinyal yang tepat.
Indonesia sebagai negara berpenduduk muslim terbanyak di dunia adalah wilayah yang cocok sebagai satelit ISIS di Asean. Dengan menguasai Indonesia, maka ISIS akan mudah mengontrol Asean.
Indonesia sebenarnya sudah dikurung oleh 13 pangkalan militer AS.
“Sama seperti saat Irak akan digempur melalui persiapan Operation of Enduring Freedom, dimana saat ini Indonesia sama juga “sudah terkurung” seperti Irak, oleh pangkalan-pangkalan AS yang berada di Christmas Island, Cocos Island, Darwin, Guam, Philippina, Malaysia, Singapore, Vietnam hingga kepulauan Andaman dan Nicobar beserta sejumlah tempat lainnya.”~ Connie Rahakundini Bakrie, pengamat Pertahanan dan Militer dari Universitas Indonesia.

Dan cara AS masuk untuk menguasai wilayah Indonesia, lebih mirip dengan yang mereka lakukan di Suriah daripada di Irak. Indonesia akan dibuat chaos dulu dengan isu sektarian seperti Islam-Kristen, Sunni-Syiah, Islam-Hindu utk Bali dan juga isu politik pro dan kontra Presiden. Selain itu gerakan separatis untuk memerdekakan wilayahnya masing2 akan didanai dan diperkuat.
Fanatisme2 terhadap golongan, komunitas, bendera dll sedang dibangun melalui media sosial. Ketika fanatisme itu sudah mencapai titik didihnya, baru dibenturkan.
Sesudah terbentur, masuklah ISIS dengan nama yang berbeda, sama seperti di bentuknya FSA dan Jabht al nusra di Suriah. Dan disini, di Indonesia, banyak sekali organisasi radikal Islam yang berkembang. Mereka akan memanaskan chaos di wilayah2, biasanya dimulai dari perbatasan seperti di Sumatera, Kalimantan dan Papua.

Chaos2 itu akan membakar wilayah perbatasan dan terus masuk ke tengah, ke kota2. Jawa akan jadi sasaran akhir mereka karena biasanya pertahanan terkuat ada di sekitar ibukota negara.
Ketika chaos itu, masuklah AS dan sekutunya, biasanya melalui NATO. Alasan mereka ingin membantu Indonesia menangani terorisme, padahal sebenarnya mereka malah memperkuat terorisme dengan mengirimkan suplai militer. Persis seperti di Suriah.
Penolakan Indonesia terhadap aliansi militer Saudi untuk memberantas terorisme, sebenarnya bukan tidak mempunyai dampak. Saudi dan aliansinya akan semakin memperparah situasi di Indonesia. Itu seperti seseorang yang bilang "rumah lu bisa kebakaran", trus dia melempar api ke rumah dan berkata, "bener kan, rumah lu kebakaran ? Lu ga mau gabung ma kita orang sih.."
Saudi jelas kecewa berat pada Indonesia, karena tujuan dia membangun aliansi adalah memperkuat pengaruhnya di timur tengah. Dan yang mereka anggap "teroris" adalah Iran dan Yaman.
Jadi, Indonesia yang awalnya non blok sulit untuk tidak mengambil kaki di satu blok, blok AS, Saudi dan koalisi mereka atau blok Rusia, China dan koalisi mereka. Karena ketika sendirian tidak punya teman, maka akan mudah sekali diterkam.

ISIS Invasi Indonesia

Tulisan ini bukan untuk membuat takut, tapi supaya kita waspada terutama untuk yang tinggal di perbatasan, siap2 menerima benturan yang sangat keras.
Lebih aman memang bergabung dengan NU dan Muhammadiyah untuk yang muslim, karena kedua organisasi besar ini sudah teruji nasionalisme mereka daripada organisasi2 yang baru tumbuh bak cendawan.
Saya sudah merasakan panasnya api Suriah di Indonesia seperti panasnya air kopi di dalam cangkir.
Siap untuk diseruput..

Penulis: Denny Siregar
Read more ...

Rabu, 10 Februari 2016

TERORIS DUNIA MAYA

Kalau melihat pola gerakan teroris di timur tengah ada satu kesamaan dari mereka, yaitu mengunggah kekejaman mereka ke dunia maya, entah melalui youtube ataupun media sosial.
Mereka paham bahwa budaya masyarakat sudah berubah dan lebih banyak menghabiskan waktunya di dunia maya, maka mereka memanfaatkan situasi itu untuk menebarkan teror mereka.
Sebenarnya, teror di dunia maya ini sangat berbahaya.

Jika aksi teror hanya dilakukan pada satu tempat, maka yang terteror hanya ada di radius sekian puluh km dari lokasi teror. Tetapi internet mendekati lokasi teror itu dan sontak "racun"nya menyebar dalam hitungan detik ke seluruh negara, bahkan dunia. Sangat efektif dalam menyebarkan pesan.
Yang dikehendaki oleh teroris dalam melakukan aksi terornya ada 2 hal, pertama supaya tumbuh ketakutan di masyarakat sehingga mereka mudah panik, dan kedua untuk menyalakan api di kalangan supporter-nya supaya mereka semakin terbakar untuk melakukan aksi teror berikutnya.
Karena itu, ketika kita emosional mengunggah foto2 korban dalam keadaan mati atau luka, sebenarnya kita tanpa sadar sudah menjadi bagian dari aksi mereka.
Kembali pada peristiwa bom Thamrin, ada satu hal lagi yang diinginkan oleh para teroris selain ketakutan dan semangat jihad suporter mereka.
Aksi teror yang terjadi dan yang akan datang, akan digunakan oleh mereka untuk memperuncing perbedaan yang sekarang sudah ada di rakyat Indonesia.
Perhatikan, ketika polisi berhasil menggagalkan aksi teror dgn jumlah korban minimal, para teroris di balik layar menyebarkan berita bahwa "situasi itu adalah skenario", "itu pengalihan isu", "teroris itu adalah juga aparat" dan sebagainya.

Teroris Dunia Maya

Dan begitu banyak orang bodoh di dunia maya menangkap isu itu dengan semangat membabi buta dan menyebarkannya dengan tambahan teori konspirasi yang ada di benaknya. Yang pintar pun ikut gamang. Mereka berada di persimpangan, setengah meyakini setengah tidak. Padahal ketika AKAL bekerja, maka tampaklah kebohongan yang disebarkan mereka.
Para teroris dunia maya menambahkan lagi bumbunya.
Mereka menyebarkan berita bahwa Prabowo berada di balik serangan bom di Thamrin. Dan isu ini dimakan mentah oleh mereka yang fanatik kepada Jokowi maupun kepada Prabowo. Tujuannya, untuk mempertentangkan manusia2 fanatik ini supaya satu waktu mereka akan dibenturkan dengan keras.
Jadi, setiap kali ada aksi teror, teroris dunia maya menyiram tumbuhan kebencian di dada para fanatik sehingga semakin lama benih kebencian diantara mereka semakin menyala. Sangat berbahaya, karena masih banyak manusia bodoh di Indonesia.

Sebenarnya ada satu jalan yang bisa dilakukan baik oleh pemerintah cq Polri maupun sipil yang militan, demi terjaganya NKRI ini.
Belajar dari hacker "anonymous", maka Polri bisa membentuk "hacker tidak resmi", untuk menghajar situs2 radikal dan melenyapkan mereka dari dunia maya. Pemerintah jelas salah jika menutup situs2 radikal tersebut karena akan menjadi aksi bully mereka. Tapi kalau ada "invisible hands" siapa yang mau menuntut pemerintah ?
Sipil pun bisa ikut "berjihad" dengan berkelompok bersama jagoan2 hacker di dunia maya, menghajar situs2 radikal itu. Anggaplah kalian sedang perang, memang ini perang, dan kalian ikut andil dalam menjaga NKRI ini.

Ini sekedar masukan, semoga bisa menginspirasi supaya tidak sibuk dengan urusan duniawi saja. Toh, jika Indonesia ini dikuasai teroris semua duniawi yang dikumpulkan akan hancur dalam sekejap. Suriah adalah contoh yang terbaik bagi kita.
Sambil minum secangkir kopi, semoga generasi muda yang lahir di era internet bisa terbakar nasionalismenya. Pengen jadi "pahlawan" ? Sekarang saatnya, meski nama kalian tidak kelihatan, tetapi aksi kalian akan sangat nyata....
Satu pesan dari saya, tolong hajar mereka...

Penulis: Denny Siregar
Read more ...

Sabtu, 30 Januari 2016

Sekarang, Mari Kita "Takut" Lagi

Mereka masih ada; ancaman laten bagi ketentraman dan keselamatan masyarakat. Tentu tak akan tiba tiba raib begitu saja dari tengah tengah kita. Ideologi tak bisa menguap dari dada seseorang dalam satu malam.
Mereka bisa saja ternyata adalah tetangga anda, kenalan anda, partner kerja anda, bahkan keluarga anda, yang tak pernah anda sangka sebelumnya. Namun mereka sedang tumbuh di berbagai titik, menyebar, di tengah tengah masyarakat kita, bagaikan ilalang yang bermunculan dengan subur di kebun kita.


ISIS

Proyek ini jauh dari selesai. Dan jangan lupa, pergerakan dan aksi mereka sejauh ini selalu menghasilkan dampak bagi meningkatnya tragedi, ketakutan dan kesengsaraan di dunia. Tak akan tiba tiba padam dengan satu kejadian "kecil" di Jakarta. Tak akan tiba tiba jera dan berbalik arah bubar jalan.
Bahkan sebenarnya di Indonesia, meski telah direncanakan secara sistematis sejak lama, namun secara praktis, langkah ini hanyalah baru sekedar "pilot project" untuk "mengukur ombak". Akan ada banyak evaluasi yang akan mereka pelajari dan perbaiki dari kasus ini.

---

JANGAN LAGI BERKERUMUN.

Saya pribadi sangat menghimbau, jika tragedi ini terjadi lagi (moga moga tak ada) hindari tindakan konyol berkerumun di area konflik.
Perilaku ini adalah tindakan yang tak bertanggungjawab, baik terhadap diri sendiri, keluarga anda yang menunggu di rumah, serta menyulitkan operasi karena menghambat, misal untuk evakuasi dan orientasi arah serta keputusan untuk mengeksekusi tembakan.
Bagaimana aparat hendak menembak jika terlalu banyak masa berkerumun. Jangan lupa, anda juga berpotensi untuk menjadi sandera. Peluru dan bom tak punya mata.

---

Hash tag kami tidak takut tentu hanyalah jargon penyemangat dan gesture terhadap pihak luar untuk mengganggu mereka secara psikologis, sekaligus mereduksi dampak yang mereka harapkan dari aksi ini, yakni menyebarkan ketakutan dan kecemasan.
‪#‎kamitidaktakut‬ tentu saja tak bermakna literal. Tak ada yang tak takut meninggalkan anak istri anda sendirian di rumah berjuang sendiri tanpa tulang punggung keluarga. "Mending" jika meninggal, bagaimana jika cacat lalu menjadi beban keluarga. Amit amit.

---

Tentu setiap warga negara wajib dan berhak untuk membela negara. Namun tentunya harus dengan suatu cara yang terukur dan terencana. Salah satu cara yang dianjurkan adalah program bela negara yang diselenggarakan pemerintah. Melalui pendidikan dan latihan ini anda akan dibekali dengan cara cara yang dibutuhkan dalam menghadapi situasi semacam ini.

Mari transformasikan seluruh semangat ini menjadi suatu sistem kekompakan dan kebersamaan bangsa yang tak ringkih dari segala upaya pecah belah. Mari kita bersatu dalam perbedaan dan keragaman.

Penulis: Hendra Hendarin
Read more ...

Senin, 18 Januari 2016

SURAT CINTA UNTUK ISIS

Wahai kalian kelompok ISIS, teroris, ekstrimis, Jihadis dan semua yang berakhiran is....
Sungguh terlalu kalian men-teror kami. Kalian pikir kami ini Perancis ? Atau Turki ? Atau Kenya ? Sehingga kalian sok menjadi jagoan di negara ini ?
Apa kalian tidak tahu, bahwa teror kalian tidak berlaku di negara kami ? Kenapa ? Karena selama puluhan tahun, setiap waktu, kami selalu bersentuhan dengan yang namanya teror...
Kalian lupa bahwa kami sudah terlatih menghadapi teror yang bernama debt colector. Yang tiap saat, kalau telat bayar, krang kring ke kantor kami, ke rumah kami, bahkan sampai ke sekolah anak kami. Kami terbiasa dengan itu. Kalian tidak lebih seram dari ambon-ambon dan batak-batak itu. Kalian terlalu imut bagi kami...
Surat Cinta Untuk ISIS

Kalian gak tahu bahwa kami tiap hari diteror dengan sinetron produksi Raam Punjabi ? Apa yang lebih mengerikan dari itu ? Sinetron yang sekolahnya pacaran mulu, yang penuh banci2an, dan ga perlu otak utk mencerna. Udah gitu serinya sampe tujuh lagi. Palak kali kami...
Hei ISIS ! Tau kan bus sumber kencono ? Yang larinya kayak anjing ngejar maling ? Berani naik itu ? Taruhan pasti kalian terkencing2. Lah kami ? Bahkan senang duduk samping supir, sambil berasa maen need for speed. "Kurang cepat, pir... Kiri kosong, pir... Yak, salip pir.."
Tambah lagi kopaja ma metromini. Yang gak bisa liat lawan sedikit, kernetnya langsung tereak, "Rapat belakang, rapat belakang... Tareeeekkk..." Dan kami harus loncat dengan satu kaki melayang di awan.
Apa yang lebih teror dari itu ?

Yang lebih gila, 10 tahun negara kami berada di ujung tanduk kebangkrutan. Bagi negara lain itu sudah teror diatas teror. Tapi pemimpin kami yang pemberani dengan santainya bikin album dan negara ini jalan sendiri. Kalian mau ngetes kegilaan kami ?
Mau tahu kegilaan kami yang lain ? Teror ayam pun, kalau sudah matang kami namakan teror mata sapi. Lah, itu istilahnya darimana coba ? Mirip aja kagak...
Kalian mau tahu teror yang lain yang selalu kami hadapi ? Teror sms ! Yang mama minta pulsa-lah, adek di kantor polisi-lah, yang telpon nangis2 ngakunya kecelakaan-lah.. Dan kalian tahu apa yang kami lakukan ? Kami bully, kami screenshot dan kami tertawakan ramai2 di fb...
Kami sudah kenyang dengan teror.. Kalau mau belajar neror, belajar ke kami. Mau tau rajanya teror ? Datang ke senayan. Disana tukang teror semua, yang penting ada komisi. Kalau gada komisi, mereka tidur lagi. Gilanya lagi, kalau ketangkep, mereka dadah2 di tipi. Tidak ada yang mereka takuti. Bahkan Tuhan-pun, kalau bisa, mereka sambangi. "Tuhan, apa ga ada proyek pengadaan parfum di surga ? Biar kami yang urusi.."

Jadi, apa gunanya kalian teror kami ? Kalian tidak neror pun, kami sudah gila semua.
Kalian sibuk ngebom, tembak2an, PKL malah berdatangan. "Wah ada keramaian.. Kacang2, yang haus yang haus, kacang... Bapak dari ISIS ? Haus, pak ?" Mereka sudah gak takut, Sis... Tiap hari mereka berhadapan ma trantib. Kejar2an. Malah mereka berdoa supaya kalau bisa kalian datang tiap hari, biar ramai terus, bisa buka lapak dagangan.
Gak usah sok neror, lah sis... Kami disini punya haji lulung yang ludahnya aja ngeluarin api. Kalian ga takut apa ? Atau perlu kami keluarkan orang yang lebih sakti ? Yang mampu menanam pohon di senayan meski kebakarannya di kalimantan ? Bisa mati kalian nanti...

Gua bilangin ya sis, kalau mau nyandera orang disini jangan salah pilih, nanti malah nyandera cabe2an... Pas kalian gertak, "Angkat tangan !!" Eh, dia ngomong, "t4ng4n y4nk mn4 y4k hRu5 d1 4n6k4tx ?" Bingung kan ? Habis gitu mereka minta selfie, trus pasang wajah bebek2an...
Udah malam, sis... Gua dah ngantuk. Siapa pemimpin kalian ? Santoso ? Bilangin, namanya dah ketinggalan jaman.. Anak gaul sekarang namanya Jeffry.. Please deh, ah.. Jarang nonton tipi sih.

Nb : Ini Indonesia, Sis.. Camkan itu. Disini mau jadi teroris daftar dulu ke MUI, biar halal. Sini, minum kopi.. Kenapa ga mau ? Takut di sianida ?
Pulanglah, Sis...kalian gak laku disini... Kami sudah kebanyakan pelawak di negara ini, jangan ditambah kalian lagi.
Ngeliat aksi kalian hari ini kami malah ketawa. Bahkan kami kalau ketawa bisa sambil split. Ngeri, kan sis ?

Penulis: Denny Siregar
14 Jan 2016
Read more ...

Kamis, 03 Desember 2015

ISIS DI INDONESIA


Hasil dari sapu bersih Rusia terhadap ISIS di Suriah, menuai hasil. Para teroris itu balik kandang.
Pertengahanan Oktober kemarin, bom bunuh diri meledak di Ankara, ibukota Turki. Lebih dari 100 orang tewas. Turki dikenal sebagai tempat pelatihan teroris dari seluruh Eropa sebelum mereka masuk melalui perbatasan ke Suriah.

Hari ini bom meledak di Paris, ibukota Perancis. Lebih dari 100 orang tewas. ISIS meng-klaim bahwa itu adalah hasil gemilang mereka.

Apa yang pernah disampaikan Bashar Assad Presiden Suriah terbukti, bahwa diantara pengungsi Suriah menyusup teroris yg bergabung dengan sel-sel mereka di Eropa dan mulai memutar mundur bom waktu bagi serangkaian aksi terorisme di sana. Medan perang diluaskan ke Eropa.
Sebenarnya sudah sejak lama sel teroris aktif di Eropa, hanya mereka tidur sementara karena fokus di Suriah. Suriah buat mereka akan dijadikan pusat pemerintahan, sebelum nantinya tetap akan menyerang Eropa.

Pray For Paris


Yang menarik adalah bagaimana situasi Indonesia pasca terpukulnya ISIS di Suriah dan mereka menyebar kemana2 ?
Februari 2015, sebuah bom klorin meledak di pusat perbelanjaan Depok, Jabar. Brigjen Rudi Sufahriadi dari BNPT mengatakan bahwa untungnya bom itu tidak di rakit dengan sempurna, jika sempurna efeknya sungguh dahsyat. Bom klorin tidak pernah digunakan di Indonesia selama ini dan BNPT mencurigai itu oleh-oleh dari pulangnya para kombatan ISIS ke Indonesia.

BNPT mendata ada sekitar 500 WNI yang bergabung dengan ISIS di Suriah. Dan pasca serangan Rusia, kembalinya mereka ke Indonesia adalah PR besar bagi BNPT untuk mencegah. Memang sulit memantau kepulangan mereka karena biasanya sesudah dari Irak atau Suriah, mereka mampir dulu ke beberapa negara timteng atau asia sehingga masuknya ke Indonesia menjadi legal. Sama seperti penyusupan mereka ke Eropa melalui pengungsi, WNI yang bergabung dgn ISIS akan pulang ke Indonesia bisa melalui Jeddah, dengan alasan pulang umroh.

Apakah mereka yang pulang akan aktif disini ?
Jangan salah. Sama seperti di Eropa, sel-sel teroris di Indonesia sebenarnya sudah lama aktif. Pulangnya rekan mereka ke Indonesia akan menambah semangat jihad termasuk pelatihan perakitan bom dan kemiliteran. Di Indonesia banyak isu yg akan mereka bawa mulai dari muslim vs kristen sampai sunni vs syiah.

Kalau melihat apa yg mereka lakukan di Ankara dan Paris, ibukota negara sekaligus pusat berkumpulnya masyarakat Internasional, target mereka di Indonesia hanya dua, kalau tidak Jakarta ya Bali. Dengan menjadikan kota besar sebagai playground-nya, pesan mereka ke dunia internasional akan lebih cepat tersampaikan.

Segera selamatkan Nassar, Ipan, farhat, Ibas, lulung dan beberapa anggota DPR yg kemaren memakai masker di senayan. Mereka asset penting kita. Tanpa mereka, Indonesia kehilangan maskot meme-memean...

Penulis: Denny Siregar
Read more ...

Minggu, 15 November 2015

TRAGEDI ISIS DI PARIS, PRANCIS

Saya pernah menulis saat ratusan ribu pengungsi suriah masuk ke Eropa akan membawa dampak buruk bagi Eropa, terutama dengan menyusupnya ISIS diantara ribuan pengungsi
Eropa akan menuai apa yang pernah mereka lakukan dengan menciptakan boneka terorisme di suriah.
Hati-hati, Paris baru sinyal pertama... ISIS akan memindahkan medan perangnya dr timteng ke eropa.

Masih banyak yang belum bisa membedakan antara pengungsi suriah dan ISIS yang menyusup di antara pengungsi suriah. Ketidak-pahaman ini membuat mereka mengutuk semuanya.

Sama seperti ketidak-mampuan mereka membedakan muslim dan teroris berbaju muslim. Mereka mengutuk semuanya. Mengutuk dalam ketidak-tahuan perlahan-lahan akan membawa seseorang pada titik kebencian.

Jika ini terjadi, maka agenda teroris yang lebih besar terhadap kemanusiaan akan menuai hasil.

Pray For Paris

FRANCE

"The largest percentage of the European terrorist coming to Syria are French, and you had a number of incidents in France.

Terrorism in Europe is no longer asleep. It is being AWAKENED."

Bashar Assad - President of Syria
( November 28, 2014 )

#PRAYFORPARIS #PRAY4PARIS

Penulis: Denny Siregar
Read more ...

Indonesia

Air Hidup

Advertise Here

Designed By VungTauZ.Com